Ngopi Aja Dulu – Kopi pelancar haid menjadi inovasi unik yang berhasil menarik perhatian pasar dalam dan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir. Berawal dari ide sederhana untuk menghadirkan minuman sehat yang dekat dengan kebiasaan anak muda, produk ini berkembang menjadi salah satu contoh sukses inovasi lokal dari Bekasi. Adam Ahmad Nivari bersama timnya memadukan konsep jamu tradisional dengan cita rasa kopi yang akrab di kalangan generasi muda. Hasilnya, minuman herbal modern ini menghadirkan pengalaman konsumsi yang lebih praktis dan menarik berbagai kalangan. Kehadiran produk ini membuktikan bahwa pelaku usaha lokal mampu mengolah kekayaan rempah Indonesia menjadi produk bernilai tinggi dan relevan dengan tren masa kini. Berbekal strategi pemasaran digital serta pengembangan produk yang berkelanjutan, usaha tersebut berhasil menjangkau pasar internasional. Malaysia menjadi tujuan ekspor pertama sebelum akhirnya produk ini mulai memasuki Thailand sebagai langkah lanjutan dalam memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara.
Kopi Pelancar Haid Lahir dari Inspirasi Keluarga dan Tradisi Herbal

Kopi pelancar haid lahir dari inspirasi sederhana yang berasal dari lingkungan keluarga. Sang pendiri melihat kebiasaan ibunya yang gemar menikmati kopi setiap hari lalu muncul gagasan untuk menghadirkan minuman yang tidak hanya memberikan rasa nikmat tetapi juga manfaat kesehatan. Dari pemikiran tersebut, proses riset dan pengembangan berlangsung selama sekitar satu tahun hingga menghasilkan formula yang sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. Tim pengembang fokus memperkenalkan manfaat rempah dan jamu kepada generasi muda yang lebih akrab dengan kopi daripada minuman herbal tradisional. Pendekatan tersebut mendekatkan produk ke konsumen dan menarik minat pasar lebih luas. Selain menawarkan konsep yang unik, produk ini juga menghadirkan solusi praktis bagi perempuan yang ingin mengonsumsi minuman herbal dalam bentuk yang lebih modern. Inovasi tersebut menunjukkan bagaimana kreativitas mampu mengubah warisan tradisional menjadi produk yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa meninggalkan identitas lokalnya.
Baca juga: “Tanpa Oven! Roti Teflon Ala Bakery Ini Ternyata Bisa Selembut Roti Premium“
Rempah Nusantara Menjadi Kekuatan Utama Produk Kopi Pelancar Haid

Meski menggunakan nama kopi, komposisi utama produk ini justru berasal dari berbagai rempah pilihan yang terkenal dalam tradisi kesehatan Indonesia. Kandungan kopi dalam produk ini sangat sedikit dan berfungsi sebagai pemberi aroma serta rasa yang familiar. Produk ini memadukan kunyit, jahe, temu putih, dan kacip fatimah untuk menciptakan cita rasa khas yang berbeda dari kopi instan biasa. Tim farmasi turut membantu proses formulasi dan pengujian agar kualitas tetap terjaga. Perpaduan rempah tradisional dan konsep minuman modern menjadi daya tarik utama produk ini.
Dari Pasar Tradisional hingga Menembus Malaysia
Perjalanan bisnis ini dimulai dari skala yang sederhana dengan pemasaran terbatas di pasar tradisional sekitar Bekasi pada tahun 2020. Seiring meningkatnya minat konsumen, tim mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan penjualan. Kehadiran marketplace dan media sosial membantu produk menjangkau pelanggan dari berbagai daerah tanpa harus membuka banyak toko fisik. Strategi digital tersebut memberikan peluang besar untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Setelah memperoleh respons positif di Indonesia, perusahaan mulai melirik peluang ekspor ke Malaysia pada tahun 2025. Negara tersebut menjadi pilihan pertama karena memiliki kedekatan budaya dan minat yang cukup tinggi terhadap produk berbasis herbal. Pendekatan pemasaran yang menggunakan istilah kopi dinilai lebih mudah diterima dibanding istilah jamu atau obat herbal. Strategi tersebut berhasil menarik perhatian konsumen Malaysia yang mencari alternatif minuman kesehatan dengan konsep yang lebih modern dan mudah dipahami.
Thailand Jadi Langkah Baru dalam Ekspansi Internasional
Setelah memperoleh pengalaman di Malaysia, perusahaan mulai mengembangkan strategi untuk memasuki pasar Thailand. Langkah ini menjadi tantangan baru karena perbedaan bahasa, karakter konsumen, serta kondisi pasar yang tidak sama dengan negara sebelumnya. Meski demikian, tim melihat peluang yang cukup menjanjikan karena minat masyarakat terhadap produk kesehatan terus meningkat. Untuk memperluas pasar, perusahaan menyiapkan dokumen legal, strategi pemasaran, dan komunikasi yang sesuai dengan konsumen lokal. Program Lokal Mendunia turut mendukung ekspansi melalui data pasar, jaringan kreator, dan pendampingan ekspor. Berkat inovasi produk dan strategi digital, produk asal Bekasi ini terus memperkenalkan rempah Indonesia ke pasar internasional.
